Friday, December 13, 2013

Hilang...

Siapa mendiamkan dan siapa diam??
Aku pun tak mengerti, kawan...

Taukah kamu, aku terluka
Taukah kamu, ada yang ku rasa hilang
Taukah kamu, waktu tiba-tiba membuatmu menjauh tanpa permisi
Taukah kamu, bukan seperti ini yang ku mau
Taukah kamu, Aku benar-benar (merasa) kehilanganmu

Dan, aku takut waktu benar-benar membawamu pergi dan meninggalkan aku sendiri
Bukan karena hanya takut kamu menjauh, terlebih takut tak (lagi) memiliki sahabat sepertimu

Jika aku salah, katakanlah aku salah
Jika aku menyakitimu, katakanlah kau sakit atas ulahku
Jika aku terlalu muna, aku tak bisa berbuat apa-apa
Namun, tak bisakah kau memberiku maaf?
Tak bisakah kau tetap bertahan dan memegang sayap-sayap yang telah rapuh ini?
Tak bisakah kau tetap menjadi sahabat, saudara, bahkan orang yang selalu ada buat aku?

Iya, aku merasa telah kehilangan sosokmu. Entahlah...
Namun yang pasti dan tak akan pernah berubah, aku menyayangimu lebih...
Apapun yang terjadi, tak akan ku temui seseorang sepertimu

Terima kasih untuk semua yang kau hadirkan
Terima kasih untuk selalu ada buat aku selama ini
Terima kasih untuk selalu menjaga dan membangunkan aku ketika jatuh
Terima kasih untuk membawaku ke jalan terang ketika aku mulai lelah dan tersesat
Terima kasih untuk hal yang tak terkira
Karena kamu tak hanya sekedar teman, sahabat, saudara...

Jum'at Semangat! :))

-MdN-

Monday, December 2, 2013

1

Pernah nggak sih, punya hubungan yang baru dimulai tapi rasanya udah lamaaaaaaa banget barengnya? Apalagi, udah punya rencana bejibun barengan. Kalau dipikir-pikir sih... agak gokil. Gokil banget ding. Ofcourse... Ini hubungan yang baru dilalui dan jalan sebulan, tapi buanyak banget omongan--baik mempertanyakan (wujud asli) masing-masing a.k.a Pe-De-Ka-Te, mencanangkan rencana masa depan untuk berdua, bahkan ngomongin tentang pernikahan. Ah, gokiiilll....

Ah... *berpikir keras* baru sebulan. Iya, sebulan. Tepat tanggal 1 bulan lalu (November), seseorang yang bernama lelaki mengutarakan perasaannya. Bukan, ini tanpa tembak-menembak loh... Tepatnya, tau sama tau tentang perasaan masing-masing. Ya udah, jalani apa yang ada ajah, ngalir, ke mana dan m au seperti apa hubungannya, yang penting kita sama-sama bisa saling jaga.

Kilat? Bisa jadi... Tapi yang namanya perasaan-hati nggak ada yang tau loh...Pilihan jatuh kepada si "bronis"-pun nggak ada yang tau. Yang jelas, I love him so muchooo. Lelaki (tangguh), ehmmm... enggak tangguh-tangguh amat sih sebenernya... ahahhahaa :p *piss Cungkring :*

Hepi 1 (satu) Cungkring-nya akuuuh.... *kasih cium*  Meski masih amat sangat hangat, meski masih terlalu muda, meski masih terhitung jari kebersamaan kita... Tetaplah membuatku tersenyum, tetaplah menjadi teman "gelut"ku yang menyenangkan (no gelut no seru!), tetap menjadi Cungkring yang saat ini bersamaku, Cungkring yang lebih baik dari Cungkring yang sekarang. Tetap menjadi Cungkring yang super sabar menghadapi aku. Makin cintrong, dan makin-makin plus-plus-plus... Iya. Semoga masih ada tanggal 1 untuk seterusnya. Tanggal 1 dan tetap men[1]kan dan menjadikan aku-kamu 1 (satu). 1 (satu) untuk selamanya ya, Cungkring... *ini lebay bin alay diit, biar keliatan masih ABeGe gitu*

----> *seharusnya nge-blog-nya terhitung tanggal 1 kemaren, akan tetapi aku hampir melupakannya. Yeah, 1 di 1 bulan yang berlalu, dan akan menjadi 1 yang indah di bulan yang berikutnya, dan akan selalu menjaadi 1 yang mengesankan. Meski telat nge-post-nya, yang jelas indah. Thanks for loving me, Cungkring... I love you soooo... :))

Sunday, December 1, 2013

Welcome Minggu dan Satu (Desember)!! :)

Desember...
Tepat, hari Minggu dan tanggal satu.
Dan... masih life is about a choices. Iya..

Guuuys... Be calm! Mau susah kayak apapun, hidu tetap harus dijalani. Mau lari kayak gimana, kemanapun, yang namanya problematika itu akan selalu ada. Bukan hanya menghantui dan tak layak dianggap sebagai musuh. Iya, karena mereka justru akan menjadi seorang sahabat yang mengajarkan kita apa itu hidup, yang memberikan proses pendewasaan. Iya, it's about problema. Intinya, nggak ada masalah yang nggak bisa diselesaikan. So, be fight back! Yeeaaayy.... *ini juga bentuk penyemangatan kepada diri sendiri* iya, hidup (juga) nggak melulu tentang seseorang yang mampu menjadi penyemangat.

Eh, itu bukan berarti hidup sendirian itu enak. Yah gitu, senang-susah-tawa-tangis-- merekalah warna-warni yang melukis indah hidup kita, biar hidup nggak melulu hitam-putih. So, semangaaaaattt!! :)

Mau Desember, Januari, Februari, atau apalah... tetaplah menjadi bulan indah menghiasi part-demi-part hidup saya. Semoga dan seharusnya tak perlu ada bulan yang menyedihkan. Tetap sama. Namun, life is never flat. Biar kayak gitu, ya udah... Jadikan hidup ini indah dan tak se-flat papan tripleks yang cepat rapuh.

Oke, Desember... Please be nice!! Auwooouuh :))

-MdN-

Saturday, November 30, 2013

I Love November

November-pun segera berakhir...
Apa yang sudah ku perbuat? Bermanfaatkah? Sudahkah bikin bangga? Sudahkah menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri? Untuk Orang tua (ibu)? Untuk orang-orang yang tersayang? Ah, aku lelah... Ah, tidak. Aku tak boleh lelah, tak seharusnya mengeluh. Tak ada yang tak mungkin. Iya...

I love November. I love this month. I love my life.
Apapun, ini harus dijalani. Apapun, ini pilihan. Apapun, tak ada yang boleh di sesali. Apapun, ini rencana Tuhan. Aku tidak lupa. Dan tak seharusnya melupakannya.

Sesulit apapun hidup, tak ada kesulitan tanpa kemudahan. Sama halnya, tak ada masalah tanpa penyelesaian. Meski sekedar (hanya) niat, semoga (akan) segera "tak sekedar" niat. Amin...

Masih berusaha, [meN]usaha[kan] lebih tepatnya. Yah, apapun itu semoga mendung kelam ini akan segera berganti cerah. Kapan? Entahlah... Aku hanya mampu berserah. Semoga...

Terima kasih November...

-MdN-

Sunday, November 17, 2013

Nov, 16-13. 17:45 (Babi Ijo)

Yeeaaayy....
Ini efek nggak bisa merem looh. Sampek dini menjelang pagi hari. Ah whateverlah.... Aaaaakk. I'm so hepi... Cincaheo!! :)

Meski body lagi nggak bersahabat banget, alias teparr tcoooy... Tapi semua tak berasa, karena ada yang jagain. Iya doong... Secara, ketika lagi sakit kayak gitu punya pacar yang setia ngejagain dan ngerawat ketika tak berdaya kek gitu. Sakitnya berubah jadi seneng. Terima kasih Cungkringnya aku... :)

Iya, rasa sakit hari itu (kemarin) rasanya anugrah buanget buat aku. Meski di tengah kebingungan yang tak terkira dengan bumbu-bumbu asem manis (apalah itu) namanya... Yang jelas, terima kasih Tuhan, Kau masih mengizinkan aku bernafas dan melihat keindahan hingga detik ini. Hepiiiii...

Ngebayangin nggak, ketika sedang sakit, dan lagi pengen-pengennya dimanjain sama pacar. Ah, untung (saat ini) aku punya pacar, jadi nggak pakek pinjem pacar orang. Huahhaa... Yang super duper senengnya (lagi), selain dapet perhatian ekstra, juga dapet surprise yang nggak terkira senengnya. Dapet sesuatu yang kita seneng bianget, meskipun lagi nggak butuh-butuh banget. Yeeeaayy... Dapet boneka babi ijo dari si Cungkring pacar tercinta. *cipookk si Cungkring dari sini :*

Bermula dari ke-kepo-anku dengan HP si Cungkring, eh malah nemuin sesuatu yang W.O.W banget cuuuy... Buat si Cungkring, lain kali kalau mau ngasih surprise buat si pacar yang cantik ini, mbok yaaah rencana (yang lewat SMS) itu dihapus dulu, biar kagak ketahuan. wuahahaha... Liat si Cungkring pasti kriikk-kriiikk banget deh. Tetep hepiii akunya liat si dia nampakin muke dongo. Ahahhaha... *cipookk si Cungkring (lagi)* *piiisss sayaaaaank!!*|| Cungkriiing, meskipun itu tak lagi surprise (buat kamu), namun ketahuilah... tetap tak terlukiskan rasa bahagia ketika melihat apa yang kau bawa dihadapanku. Apalagi melihatmu datang dengan kondisi yang membuatku "mlongo" antara nggak tega dan sueneeeeng... Aaaaaahh, makin sayang rasanya sama si Cungkriiing :)|| Dan ketika kau bilang: "ini perjuangan banget nyari apa yang dipengenin si Bebeb." Seketika itu, ingin menangis tapi tak ingin loooh, ini tangis bahagia yang tak terlukiskan. I love you so Cungkriiiiing... :)

Perlahan dan pasti, dengan perasaan hepi... ku buka bingkisan manis berwarna ijo (sama kayak warna si babi) dengan hati-hati dan dengan hati yang riang gembira. Iya, meskipun sudah tau isi dalam bingkisan manis itu, namun rasa-rasanya itu W.O.W banget looooh... Sangat-sangat sukaaaaaa dengan hari itu. Bukan karena si babi ijo yang diberikan padaku itu yang membuatku hepi, melainkan "perjuangan" si Cungkring yang sebegitunya (ingin) membuatku senang dan tetap tersenyum. Tentang hari-hari indah yang dipersembahkan buat aku. Terima kasih cungkriiiing... *peluk-cium erat*

--Ini photo si babi ijo yang baru semalam datang dan memperindah kamar tercinta. Hadiah dari si Cungkring--

Itu ceritaku tentang hari bahagia di tengah kebingunganku. Terima kasih sudah memberikan hari indah dan menghadiahiku si babi ijo keren itu, Cungkriiing. Hepiiiiii... Uwuwuwuwuuuww :*

-MdN-

Sunday, November 10, 2013

Minggu Pagi...

Happy Sunday... *sambil kucek-kucet mripat* hoooaammmzzzZZZzz -____-
Iya, seharusnya memang hepi. Seharusnya loh...
Tapi ini kok gimanaaa gitu. Selain ini mata panda bingits karena kurang tidur, hati juga lagi dilanda gundah gulana tsaaaaaaaaaayy... Tanya kenapa? Tau lah... Ini juga masih nggak karuan nih pagi-pagi. Lagi muanja buanget kayaknya. Butuh perhatian. Pacar mana pacar?!? Pacar wooooeeey.... Oh belum bangun? Yah sudah. Pacar orang mana pacar orang?! #eh *ini minta digaplok banget sama pacar sendiri*|| Dan ternyata saya dicuekin pacar tersayang, pemirsaaahh... dia masih molor brooohh... Iya, kecapekan mungkin. *gelitikin si Cungkring biar bangun*

Ini GUNDAH sisa malam Minggu semalam. Entahlah, seharusnya sih ada alasan, ADA APA DENGAN GUNDAH?? tapi sungguh, akupun tak paham dengan apa yang ku pikirkan. Dan, iya, terang saja aku melukai pacar sendiri. Tidak, meski tanpa sengaja, tidak secara langsung, namun aku sadar betul, itu sikap salah. Iya, fatal! Apalagi, membiarkan ia berfikir "aku mulai bosan dengan(nya)". Aku melihatnya. Melihatmu marah, bahkan membiarkanmu sendiri dalam kebingungan. Iya, aku tau itu rasa pedulimu padaku. Aku tau itu. Kau mengutuk dirimu sendiri pun membuatku ingin mengutuk diriku sendiri juga karena membiarkanmu merasa bersalah. Ah tidak, Cungkringku... Aku hanya jenuh dengan diriku sendiri, tanpa alasan yang aku sendiri tak mengerti dan tak mampu menemukan sebuah jawaban. Aaaaaaaaakkkk.... *bengok-bengok dalam hati*

Berasa ditabokin, ketika tau si Cungkring berpikir tentang "aku mulai bosan dengan(nya)". Berasa kesentil meeennn... #makjlebgiturasanya Tetiba, justru membuatku berpikir, jika ternyata suatu hari nanti aku yang justru tak mampu jauh dari dia (Cungkring). Kebersamaan yang tak mampu ku lukiskan rasa bahagianya yang hampir dia persembahkan untukku tiap hari (akan) berlalu dengan perlahan namun pasti. Tidak, sedikitpun tak ada niat untuk meninggalkanmu, Cungkring... Apapun yang terjadi, untuk saat ini (dan semoga) akan selalu melihat kau persembahkan sejuta bahagia yang tanpa aku duga. Terima kasih untuk begitu peduli, meski sejujurnya tak yakin, hubungan ini akan berjalan tanpa liku. Namun percayalah, aku masih di sini bersamamu melewati hari "gila" ini bersamamu. Dan berharap bahagia senantiasa mengiringi langkah kita. Saat ini, aku sendiri bukan apa-apa tanpamu, dan begitu juga denganmu...

Memelukmu semalam, ternyata tak cukup mengobati rasa bersalahku karena keingintahuanmu. Bukan, itu bukan tentang kamu yang "kepo", aku melihatnya sebagai rasa peduli dan kekhawatiran yang begitu besar terhadapku, *bodooo mau dibilang GR ataupun ke-PD-an*, dan hal itu terang ku sadari. Terima kasih karena begitu menyayangiku. Terima kasih karena telah bersedia menjagaku. Terima kasih tak terhingga (mungkin). Meski, perasaan takut tentang hal-hal yang tak diinginkan terkadang tiba-tiba datang menghantui. Dan itu yang bernama GUNDAH. Tetaplah rangkul aku jika aku mulai lelah, tetaplah memelukku jika aku mulai bosan, tetaplah menjagaku jika aku mulai ingin beranjak, tetaplah bersamaku ketika aku mulai jenuh, karena aku yakin dengan hal itu akan membuatku tetap merasa nyaman.

Aku tau, kau terluka. Usahamu untuk menyembunyikan luka itu bisa ku lihat. Aku tidak "sok tau", tapi aku melihat dan mengerti apa yang kamu rasakan semalam. Usahamu tetap tersenyum justru menyelipkan sedikit goresan buatku. Tidak, kau tidak menyakitiku, justru sebaliknya. Kau relakan dirimu takut tanpa membiarkanku tau apa yang kau pikirkan. Entah tentang drimu sendiri, tentang aku ataupun tentang orang lain. Yang jelas, apa yang kau rasakan, tanpa kau tau ku rasakan juga. Aku tak suka melihatmu bersedih. Tak suka melihat muka masammu itu. tak suka dengan senyum yang kau "manis-maniskan" itu. Aku tau. Dan itu menyakitkan. Plisss... Jangan perlihatkan rasa sedihmu. Jika perlu, buanglah semua itu demi aku, jikalau kau tak ingin membaginya denganku.

Meski tak yakin, ketahuilah... Siapapun orang itu yang begitu peduli denganku, maka aku akan berbalik lebih dan lebih untuk peduli dengannya. Jangan takut aku akan pergi! Dan jika suatu saat aku beranjak pergi meninggalkanmu, ketahuilah... semua itu tak akan merubah semuanya, karena aku percaya kau akan mendapat kebahagiaan lebih dari ketika bersamaku. dan mungkin, bukan aku orangnya yang akan menjagamu dan terbaik untukmu. But, now, I'm still here for you. Still here to give you a hug.... Memelukmu ketika kau lelah. Cungkring, I love you... :)

-MdN-

Friday, November 8, 2013

(masih) tentang Cungkring...

Moowwniiiing dunia, moowning si Mami yg jauh di perantauan, moowning 2 Cacak kesayangan saya, mooowning pacal "Siti Romadhoni", mooowning kekasih saya "Cungkring", mooowning sahabat-sahabat tercinta... Have a nice Friday. Ganbatte!! :))

Pagi ini ada yang berbeda nuih. Ada yang lagi gesreek abeess, GJ, norak, alay, lebay, dkk-nya deh... Iya, tumben-tumbenan loh (ngaku) lagi rinduh sama si Cungkring... Padahal loh, udah tiap hari ketemunya (hampir 24 jam) malahan. Ya nggak apa-apa kali yaa, ini pertama kali punya "satpam" deketan. Jadi maunya diapelin muluu ciiiynn... *Alay yaa? Bodoooo... Ahahhaha :p

Ini gegara si Cungkring nih, tuh muke bikin orang gregetan kepengen ngejitak aja tau nggak siih... Padahal loh nggak ada lucu-lucunya. Ganteng doang loh... Ya iya, namanya juga lakik, masa iya ku bilang cantik. *monyoong! *piisss Cungkringnya akuu!!*

Cungkring... Ah, panggilang kesayangan aku buat dia. Jadi biar semlohaaayy dan rada alay bisa disingkat "CUNYANK"=> CUNgkringku TersaYANK... Wuahahhaa... Maksa bingits nggak siih?? Tak mengapalah yaaa... Eyke kan masih bocaah unyuuu, jadi biar kedengaran unyuuu aja. Halaahh... Ini sih suka-suka aku aja. Aneh? Emang, aku orangnya aneh... Tapi mbok yah biar... Situ mau protes? Noh sono ke KPAI. #looh #inipagiGJbinngehekbangets| Nama ini => "CunYank", jika terjadi kesamaan dengan anda-anda yang merasa memiliki hak cipta dengan nama tersebut,\ atau ada yang memanggil pacarnya dengan sebutan tersebut, yuuk marreeeh bersatu saja melestarikan nama tersebut. itu saya buat dengan unsur kesengajaan. Maksudnya, biar sengaja unyuuu... (dibikin unyuu lebih tepatnya) kan kan kan, akikaa masih ababil kakaaakk... :) Wuahahhaaa... *akunya lagi super gesreekk, jadi mohon dimaklumi. Efek jatuh cintrong sama si brondong. *uupss *kagak maksud loh Cungkring, itu hanya dagelan semata. Jadi nikmatin aja. *cipoooookss :*

*ini cuma mau pamer aja sih, ngepost photo bareng "satpam" tersayang terbaru saya...

Alasan kenapa memilih photo di atas, karena posisinya berdiri sama tinggi. Abisnya tuh orang tingginya nggak bagi-bagi, jadi photo-photo yang lain aku nampak bogel. Emang dasarnya bogel sih... Ahahhaa :p|| Dan photo itu diambil sebelum kita "taken" loh... *Nggak ada yang nanya kali, Chik! Wuuuhhh... Yowes, cuma ngasih informasi kok. Weeekk :p

Sekian deh berita pagi "cinta" Chikout.. dan selamat menikmati berita-berita blog GJ ala Chikout selanjutnya. Ayeeeyy... Semangat Jum'at dan Salam hangat dari yang (masih) dilanda virus cupit yaaah... Mumumuuuach :*