Monday, June 9, 2014

Fiiuuhh...

Sebenernya males banget kalau harus ngomongin orang lain (tak dikenal) di hidup saya, apalagi ngejelek-jelekin... Namun ini semata-mata karena saya dibully. Yaelah, bahasanya udah dibully nih, pagi-pagi lagi... Saya pun malas berurusan dengan orang lain yang enggak penting apalagi yang tak tahu menahu siapa saya sebenarnya (namun sok tau), bisik-bisik sana-sini, desas-desus yang enggak ada juntrungannya. Ya begitulah, persoalan yang bernama perempuan. Kalau udah kumpul-ketemu-apalagi yang dilakuin kalau enggak ngomongin kejelekan orang lain, ngomongin yang belum tentu terbukti kebenarannya. Ya ya ya, saya harus akui, saya pun tak luput dari hal demikian. Namun, saya belum pernah ngomongin orang lain yang (belum) saya kenal dengan baik.

Saya yang notabane-nya sangat peka dengan keadaan sekitar, orang yang suka enggak enakan, enggak bisa bilang "enggak" sama yang lain, suka ngerasa bersalah kalau mendadak saya didiami (teman), sangat "mikir" kalau ada masalah sama orang lain (enggak tenang hari-harinya), dan amat sangat "perasa", meski sebenarnya bukan saya (sasaran) yang mereka-mereka (tukang gosip) omongin. Ya begitulah, saya memang begitu orangnya...

Nah, selain itu juga, saya pun malas kalo pagi-pagi ngumpulin dosa. Tapi ini saya lagi dibikin dongkol, saya dibully, dan saya hola-holo nggak tau apa-apa. Apalagi saya ngerasa enggak pernah (baik tidak sengaja) mencoba menyinggung atau menyakiti mereka, aelah... dongo banget nih ceritanya... Tapi yah sudahlah ya, anggap aja mereka semua syirik dan saya.. tetap "melenggang asyik di depan mata para monster yang menatap syirik"... Yeeaay...

Dan sampai sekarang ku pikir dan berharap serta merasa aman saja-lah ya... enggak mau mikirin hal-hal yang enggak penting, bikin kepala tambah pusing, pening, tujuh keliling... Yaiyalah, toh bukan mereka yang ngasih makan saya. So, peduli apa mereka dengan hidup saya. Mereka tidak tahu siapa saya. Mereka tidak mengenal siapa saya dan seperti apa saya. Jadi asyikin aja. Hidup cuma sekali. Dan apa lagi yang bisa dilakukan selain menikmati segala hikmah dan segala nikmat yang dikasih Tuhan untuk saya. Saya pun tak mau ambil pusing, ribet ngurusin mereka yang 'sok tau'. Hidup udah berat jangan dibikin tambah berat. malah nggak keruan jadinya... So, guuysss.... Lanjutkan aja yaa ke-syirik-an kalian dengan hidup dan urusan saya. Saya #OraPoPo kok kalian liatin dengan tatapan yang penuh dengki itu. Saya santai saja dengan apa yang kalian lakukan di belakang saya. Hak kalian mau suka apa tidak sama saya. No problemo...

Dari pada saya ikutan dosa 'ngoceh-ngoceh' nggak jelas, 'ngumpat' kalian dengan semau saya, mending saya nata diri dan hidup biar lebih baik. Saya pun ingin hidup lebih baik, biar enggak 'lontang-lantung' kayak kalian *ehh saya hanya mau dan akan menjadi diri saya sendiri. Saya ya saya, kalian ya kalian... Dan hanya sekedar saran sih, mending sana gih kalian 'nyari' yang sebenernya kalian pengin cari, entar kehabisan dan nggak kebagian loh... kasiaan... Saya bahagia kok. Saya senang dengan apa yang saya lakuin, meskipun dengan tak sengaja 'sebenernya' saya ngeganggu kalian. Maafin yaaa... Sekalian juga, 'intropeksi dulu sebelum nilai orang lain', kita sama-sama merantau ya broo-mbaaak... so, saling ngertiin aja kalau kalian juga minta dimengerti. Oke fix... Bye!

Wednesday, June 4, 2014

Dear My Moodbooster...

Dear my mood...
Untuk meraih sesuatu yang seharusnya ku persembahkan kepada ibuku (orang-orang tersayangku) sejak setaunan yang lalu. I wish Agustus my dream come's true! Semangat... Berharap tak ada kata terlambat, berharap tak sekedar lisan, so let's do it! Lets make it happen. Bikin semua yang [meN]drama ini menjadi happen, menjadi sebuah haru yang aku sendiri tak mampu membayangkannya. Hanya berharap ada jalan di setiap niat. Dan tentu saja, niat tak sekedar niat. Harus ada yang dilakukan. So, bangkit kemudian berlari sekencangnya! AKu belum tertinggal, masih ada waktu untuk meraihnya. God, bimbing aku, lindungi aku, dan tegurlah aku. Aku sudah terlalu lama tidur dan lelap dalam hibernasi yang teramat panjang ini. Aku ingin lekas berlari dan tentu saja menyongsong mimpi-mimpi yang telah ku rangkai dengan indahnya. I wish me luck!

Well, semua akan indah pada waktunya. Semua ini untuk orang-orang yang sayang, peduli, dan selalu ngedukung aku, meski tak pernah sekalipun mereka ungkapkan. I know, mereka melakukan semua itu dengan caranya sendiri-sendiri. Meski demikian, tak ada sedikitpun niatan untuk nyakitin kalian, tak ada sedikitpun rasa ingin bikin kalian kecewa. I love u all... 

Dear my mood...
Pliiss, bantu aku mewujudkan sesuatu yang seharusnya dan harus ku raih. Bimbing aku dan teruslah berbaik di sela rasa semangatku, meski sekecil apapun itu. Aku janji, kau adalah hal terindah dan berharga yang paling berjasa untukku. Aku hanya ingin itu, berbaiklah padaku, jadilah teman di setiap hal yang aku tak mampu sendiri. Hey moodbooster, I love u to the max! Ayayayayaaay... :*

Mari wujudkan mimpi itu menjadi nyata, tak ada kata terlambat. Selagi masih bisa mengejarnya, tak ada yang perlu dikhawatirkan, aku belum tertinggal, aku masih bisa mengejar mereka yang sudah jauh di depanku. Terima kasih ya Allah, telah kau beri aku segala hal yang (mungkin) aku lupa untuk mensyukurinya. Terima kasih, untuk tetap menjagaku meski aku terlampau lengah dan belum juga bangkit dari tidur lelap ini.

Dan sekarang saatnya bangkit. Maju. Tak ada yang bisa ku andalkan selain diriku sendiri. So, sure, make it happen! Thanks my dearest moodboster... :*

Tuesday, June 3, 2014

Yes, You are!

        Dia bernama masa depan(ku). Lelaki yang sudah dengan baik hati mengisi kekosongan di sela hari-hariku. Dia lelaki yang tak pernah lelah meski sering kali ku buat jengkel. Dia yang tak pernah lengah untuk berada di sampingku. Dia yang selalu merangkulku ketika aku terguncang. Dia lelaki yang selalu mau ku repotkan dan selalu ada di manapun dan apapun yang ku butuhkan. Selalu menjagaku di setiap sudah ataupun senang. Dia yang ku sebut my guardian angel! He's my Hero! 

         Dan wajah yang biasanya sumringah semalam ku lihat sendu. Wajah yang selalu terlihat baik-baik saja, tiba-tiba muram. Aku melihatnya, aku merasakannya, aku pun tak kuasa. Cinta, mendung tak berarti hujan. Setelah gelap pastilah terbit terang. Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian yang ada. Dan, Tuhan tak akan memberi cobaan lebih dari kemampuan dimiliki hambaNya. Karena, semakin besar ombak (kehidupan) itu menerjang kamu semakin kokoh dan kuat pastilah sesudahnya. Dan itu akan membuatmu lebih dewasa. Semoga. Sekali, dua kali, tiga kali, dan seterusnya, maka kamu akan bangkit lebih dari itu. Kamu bisa, Cintaku! Kamu pasti bisa! Cukup dengan perjuangan yang penuh dengan semangat membara. Keep fighting!

       Dan, aku adalah orang pertama yang tak akan pergi meski hujan dan badai menerpamu. Aku tak peduli. Aku janji, aku akan selalu ada di saat dan kapanpun kamu butuh. I'll be there for you, babeeeh... Dan, meski hanya dengan sebuah pelukan dan kata "semangat" yang terucap dariku, semoga itu bisa sedikit membuatmu lebih tenang. Aku di sini untukmu. Dan aku mau menemanimu berjuang tanpa batas. Aku mau selalu ada dan menjadi tempat bersandar di saat kamu lelah. Dengan demikian, tak hanya kamu yang mampu menjadi malaikat buatku. Karena aku bidadarimu. Bidadari genduthmu. :)

       Cinta, tetaplah bersinar. Tetaplah kuat di atas kakimu sendiri. Aku di belakangmu dan telah siap dengan apapun yang akan menimpamu. Cinta, meski tak ada satupun mampu menghargaimu, ketahuilah, itu bukan karena mereka tak peduli. Hanya semata-mata mereka takut. Takut kamu tak bahagia. Mereka takut tak mampu memberikan yang terbaik buatmu. Dan tentu saja, mereka ingin bangga padamu. Mereka ingin kamu menciptakan senyuman abadi untuk mereka. Mereka mengharapkan kamu mampu membawa mereka terbang menyongsong berjuta kebahagiaan. Mereka hanya takut. 

       Dan tahukah kamu, ketakutan mereka beralasan. Now, yang harus kamu lakukan adalah, buktikan pada mereka, kamu mampu, kamu bisa menjadi apa yang tak pernah mereka pikirkan. Buat mereka bangga padamu. Ciptakan senyum indah menghias di wajah mereka. Kamu mampu, Cinta! Dan hanya kamu yang bisa mewujudkan kebahagiaan yang mereka harapkan. Semua itu hanya tentang waktu. Kamu siap atau tidak. Kamu mau atau tidak. Kamu memilih berjuang atau hanya berdiam. Kamu berlari atau duduk meratapi. Cepatlah bangun, bersiap, dan berlarilah sekencangnya, raih apa yang seharusnya kamu ingin raih. Semuanya sudah ada di depan mata.

         Dan seperti katamu: "hidup itu tentang pilihan", dan kamu harus memilih. Kalah atau menang.

....to be....

Monday, June 2, 2014

8 Bulan-(an)

Happy for 8 Cungkring.... *(telat nge-post, yg harusnya tanggal 1-an eh baru ke post) lantaran bermasalah dengan jaringan internet yang super luwemuooot... Ihhihihi *(ini nggak pakek ngeles kok, ciyuus!)
Meski telat nge-post, yang penting rasanya tetap sama. Tetap seperti tanggal 1 (8 bulan) yang sudah berlalu, tak terasa nih, bareng-bareng everyday, everytime, everywhere, and always happy together...
Selamat tanggal 1 dan 8 bulanan Cungkring, terima kasih sudah dengan penuh kesabaran "ngemong" aku, thanks for loving me, hug me, bikin aku nangis, bikin aku jengkel, bikin aku marah, bikin aku ngamuk nggak jelas, dan begitu juga sebaliknya, yeeeah... I'll always love you, Cungkring...

Di yang ke-8 ini, semoga ke depannya kita semakin dewasa, semakin saling memahami, saling bisa (lebih) ngertiin satu sama lain, semakin sayang, saling melindungi, dan all greates, all the best, and we two always will be happy together. Yeaaah... I love you Cungkring, I love you all of me...


Heart beats fast, colors and promises, how to be brave? How can I love when I'am afraid to fall? But watching you stand alone... All of my doubt suddenly goes away somehow. One step closer... I have died every day waiting for you. Darling don't be afraid I have loved you. For a thousand years. I'll love you for a thousand more... Time stands still beauty in all she is, I will be brave, I will not let anything take away.. what's standing in front of me. Every breath, every hour has come to this... And all along I believed I would find you. Time has brought your heart to me. I have loved you for a thousand years, I'll love you for a thausand more... --(A Thausand Years: Cristina Perri)

Cause all of me loves all of you... Love your curves and all you edges. All your perfect imperfections. Give your all to me, I'll give my all to you... You're my end and may beginning, even when I lose I am winning, cause I give you all of me, and you give me all of you... --(All of Me: John Legend)



Yeeeaaah... Happy 8 month Cungkring, always happy, together, happily ever after... I Love you <3

-MdN-


Wednesday, May 28, 2014

Quotes

Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not proud

It is not rude, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs

Love does not delight in evil but rejoices with the truth

It always protects, always trusts, always hope, always perseveres.


-Anonymous-

Nisa's Wedding

#LatePost #Kondangan27Mei14 #Nisa'sWedding #PakekRok #TetepRoknRol #BestFriends

Happy Wedding's day my dear Annisa Nur Khotimah, sahabat sekaligus teman seperjuanga. Akhirnya, berakhir di pelaminan juga, kawan... Happy for you dear! Kelak, semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, apapun yang terjadi tetaplah menjadi pasangan yang selalu melindungi.

*flashback... Dia (Annisa) yang biasanya (kemarin2) suka ababil dengan perasaannya sendiri, akhirnya memantapkan hati menikah dengan kekasih yang sudah dipacarainya (hampir) 8 tahun (kalo nggak salah), gilaaakkk meeen! Sahabatku itu memang, meski terkadang oneng dan menyebalkan, dia baik... Pernah suatu ketika, pas aku putus cinta, eh dia ikut-ikutan putuh... anak itu bener2 latah. malahan, dia nyari celah tuh, cuci mata ke cowok-cowok yang (katanya) cute gitu, tapi tetep ajah nyantolnya dipacar yang sudah dipacarinya sejak SMA itu, yg diketahui bernama Mas Kusminto *(itupun kita tahunya dari undangan nikahan yang menyebar, cousenya, si Nisa semasa berkawan dengan kami, tak pernah sekalipun menyebutkan nama si pria yg dipacarinya itu, bahkan ketika diperkenalkan dg kami) GOKIIIIILLLL :)). Nisa, ada-ada aja kau! Yah, maklumlah, namanya juga proses pemantapan hati. But now, you're wedding day... Your dream has come bebeeeh.... Congrotulation!! Yeeaaahh... *peluk cium sekenceng-kencengnya* 

Mengenangmu semasa kau (Nisa) masih melajang sepertiku yg sekarang, tak akan pernah lupa apapun dan seperti apa yg kita (pernah) lakukan bersama, wish you all the best, sayang! bahagia selalu, kami sahabatmu selalu mendoakan yang terbaik. Segera berikan kami ponakan yang lucu-lucu. Amiin...

Aku, Emak (Syamsi), dan Cumi (Maulida) akan selalu menjadi dan mengenangmu sahabat terbaik yang kita punya. Doakan kami segera menyusulmu, mengikuti jejakmu untuk menyongsong bahagia sejahtera. Amiiin...

Once's moreee... Happy weddings dearest, my best friend (a.k.a) Gambrina/Gambreng... Happily ever after :*

-MdN-

Thursday, May 1, 2014

#MayDay

Sudah tanggal 1 (lagi)... Lagi-lagi sudah memasuki bulan baru, dan aku, tetaplah sama saja, (belum) ada yang baru...
Selamat tanggal 1 untuk Hari Buruh Dunia #MayDay semangat juang untuk buruh-buruh di seluruh dunia! Hari ini untuk pertama kalinya hari buruh menjadi hari libur nasional pula, selamat berlibur teman-teman yang menikmati hari libur... Sepertiku yang selalu menikmati libur, maklum, namanya juga PENGACARA ---> "PENGangguran banyak ACARA" ayayayayaaay.... *(ini tanpa bermaksud bengga dan membanggakan diri, ini #persoalan kawan! #menyedihkan) *abaikan!

#MayDay... Ibuku juga seorang buruh, buruh di rumah orang, alias pembantu rumah tangga (PRT) di negeri sebrang. Bukan main yang dilakukan seorang Ibu, demi kesejahteraan keluarganya, ia rela mengadu nasib dan meninggalkan anak-anaknya, bukan untuk mencampakannya, melainkan untuk mengubah kehidupan anak-anaknya lebih baik. Mak, semoga apa yang kau lakukan selau dihargai dan bermanfaat bagi orang disekelilingmu. Kau yang terbaik. Percayalah, kami bangga akan dirimu, meski kau (hanya) seorang "buruh".

Pun jadi inget pas kemarin sebulan lalu aku mencari kesibukan. dari yang namanya pengacara menjadi "buruh cuci" di usaha l*undry punya seorang teman, lumayan sih sebenernya upahnya buat jajan, seminggu, dua minggu, dst... kok semakin tak adil ya rasanya, kerja "ngoyoh", capek, dan melihat upah tak seberapa, ketika sakit kecapekan ku pikir dapat dispensasi, apalagi yang notabene-nya [meng]GAJI teman sendiri. Apalah arti uang, ya, seharusnya aku juga tak sebegitunya dengan hasil, karena yang tadinya niat "nyari kesibukan", namun niat yang berbelok menjadi "mencari kebutuhan", aku pun tak memungkiri, aku butuh upah lebih. But, nonsance! Semakin akhirnya terasa "miris", tau begitu tak ku biarkan diriku "ngoyoh", itu sebabnya, lebih baik mengundurkan diri, kecapekan dan berujung sakit, ketimbang rasa sakit semakin berkuasa karena kerja yang "ngoyoh", mending cabut deh! Haiisshh...  hal yang ku anggap nyaman, eh berujung-lah... Yasudahlah... ah, aku emoh mengingatnya! #Miris *abaikan (lagi)!

Buat kalian para BURUH, semangat mencari keadilan dan penghargaan buat kalian. Tanpa usaha keras kalian, suatu PT/cuma sekedar lapangan pekerjaan kecil2an tak akan mencapai kesuksesan dan keuntungan berlebih. Selalu lakukan yang terbaik. Merdekaaa!

Dan selamat tanggal 1-an juga buat Cungkring pacar tercinta, sudah bulan ke-7, dan di mana ke-7 patut untuk dirayakan, seperti halnya para wanita yang sedang mengandung, dibulan itu sebagai perayaan keselamatan si jabang bayi sampai di bulan ke-9 dan segeralah terlahir dan kelak menjadi anak kebanggaan. begitu halnya kita, hubungan ke-7 yang (belum) mencapai usia matang, masih setengah matang dan pasti akan banyak ujian yang menerpa: rasa bosan, pertengkaran hal kecil menjadi besar, saling mementingkan ego, selisih paham, sampai rasa jenuh dengan apa yang ada. Cungkring, untuk ke-7 ini, bukan hanya kamu, aku pun berharap hubungan ini tak hanya mencapai diusia 8 bulan, setaun, ataupun 2 tahun, semoga selalu dan selama berjalan beriringan. "Let's walk together, stay together and be together and grow old together"

Cungkring, menu pacaran yang sudah ada, yuk diganti dengan menu yang lain, supaya cita rasa pacaran tak hambar dan selalu terjaga. Menyanyi pun demikian, menyanyilah dengan irama yang berbeda, semakin beda bunyinya akan terasa lebih nikmat untuk didengarkan. dan kita, akan selalu menikmati setiap cita rasa dan alunan irama yang merdu sehingga membawa kita pada sesuatu yang indah. Kita buktikan pada setiap orang yang "meragukan" akan hubungan yang kita jalani, mereka berhak menilai apa yang kita lakukan, namun mereka tak berhak menentukan apa yang kita lakukan. So, keep fighting for us! Yeeaah... ;))

-MdN-