Tuesday, February 26, 2013

Miss my 'Boy-ooooh'

Hadoooohhh...
tiba2 miss my 'Boy-oooooh' aw aw aw...
untuk pertama kalinya nih, kangen sama cowok 'yang ngakunya' cowok gueh. Dia emang kayak jelangkung banget dah pokonyah, sebentar nongol sebentar ngilang, sebentar bikin sayang, sebentar bikin ilfeel, menyebalkan, huuuufftt ---________________---

Yah, sudah 2- hampir 3 hari dia kabur dan tidak bertanggungjawab karena sudah bikin saya merindukannyah. Enggak, (yang) sebenarnya adalah, aku merindukan dia yg 'biasanya' ngerecokin dan bikin hari2 rameek. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAaaaaaaaaaaaaakkkk.... *toyor boyo* *lempar sandal* *lempar granat*

Kamu kemana sih? Kamu baik-baik aja kan? kok gak ngasih kabar sama sekali siih?? Bete, sebel, pokoknya awas ajah klo ketemu, aku bejek2 mampuuss looohhh...

Pokoknya kali ini kangen. KANGEN!!! KANGEN!!! Trus masalah gitu buat loooe?? *aah, DG (banget) nih* huahahhahahaa :D

Apa? Aku sms dia??? ogaaah daah, enggak, itu enggak akan pernah terjadi. Gilaaa ajah, gengsi cooooy!!! yang paling demen adalah, ketika dia ngediemin aku selama 1hari/2hari maka aku akan membuatnya kalang kabut karena aku akan 'sok tidak peduli' sampai seminggu. Bwahahahahaa :D

Sudaah aah, pokonya aku merrindunyah, kangen sama dia. Ciyusan deeh, enelaaannn... miapah?? Demi cintaku pada si 'Boyooo" daah, hhihihihihihi... :)))

MISSSYUUUHHH BOYOOOOO!!! MWAAAHHH... HHAHAHHAAA :d

Friday, February 22, 2013

Ocehan Shikout ---> (Bocah Dongo)

Aaaarrrgghhhh....
hanya itu yang aku bisa. Why? Yeah, aku sendiri tak mengerti, ada apa denganku? Lalu, apa yang seharusnya aku lakukan. Yah, seharusnya aku mampu, seharusnya aku bisa. Tapi... itu (hanya) sebatas niat semata. Oke, aku memang bodoh, dongo, tak berguna, mudah putus asa, gampang menyerah, rapuh, dan sok tegar, etc...

Lalu, aku bisa apa???

Aku sendiri tak mengerti, dalam kondisi seperti ini, aku (hanya) berpikir untuk bersenang2 'tanpa perlu' memikirkan yang seharusnya aku pikirkan. Ya Tuhan, apa-apaan ini?? sampai kapan? sampai benar2 habis waktu dan kesempatan yang ku punya? 

Lalu, mau jadi apa aku ini???

Sadar, dan paham tan sanggup melakukan yang seharusnya aku lakukan. Oh, damn it!!! Ini gila, ini kegilaanku. Apakah aku benar2 gila? Ya Tuhan, inikah jalan untukku??? inikah proses kesuksesanku? atauuu... aku tak akan sukses??? aaarrgghhh... lalu aku menyakiti ibuku? mengecewakan orang2 yg peduli dan ingin aku kelak bahagia??? Baaahhhh...

Lalu, aku harus bagaimana???

Menyerah??? mundur??? lari dari kenyataan?? atauuu, aku harus lenyap dari muka bumi??? Apa-apaan ini??? tidak, aku harus bangkit, aku yg sekarang bukan siapa-siapa harus jadi siapa-siapa. Ingat ibuk, ingat cak Put dan Cak abib, ingat mereka yg sayang sama kamu, Shiiiikkk!!!! You can do it!! make it happen!!! gak ada kata menyerah, gak ada kata tak bisa, gak ada kata tak sanggup, gak ada air mata yg harus dijatuhkan, kecuali ketika melihat ibumu bahagia, dan itu adalah tangisan haru untuknya, I love you mom, you are my everyting... you are my soul.. you are the best in my life. :))

Oke, tak ada 'lalu' tak ada 'gimana', you can if you think you can!!!! 

Tak ada yang lebih penting daripada melihat ibumu bahagia dan mengembangkan senyum bangganya karena melihatmu mampu bertanggungjawab dan bisa berdiri di kaki sendiri. You can do it!!! Keep fighting!! yeeeaaahhh... :))

Oia, ingat. Bukan Aviv, bukan dia yg terbaik. Dan dia sudah memilih bahagianya bersama yang lain, jadi kaupun harus mencari bahagiamu. Lupakan, dia hanya sepenggal kenangan yg melukis duniamu. Kejar bahagiamu, kejar cita-citamu, kejar yang seharusnya kamu dapat. Gak ada yang gak mungkin kok. Bismillahirrohmanirrohiimm.... :)))

*udah, cuma mau itu ajah. Sekalian ngingetin diiri sendiri. Aku gak sendiri, banyak yg sayang sama aku, banyak yg peduli.* Go go go go Shikouut!!!! Make it happen!!! Make it come's true!!! :)))

Friday, February 8, 2013

Ulid Tak Ingin Ke Malaysia


Ini bisa dibilang 'bukan' referensi. Ini semata-mata karena saya adik kandung dari si penulis novel yang berjudul "Ulid Tak Ingin Ke Malaysia". *somboong dikit nih ceritanya, tapi gak penting banget bukan aku juga yg jadi penulis. Ngoooooookk... *mlipiir isin*| Sebagai seorang adik harusnya bisa tergugah (oleh cerita tsb). *sempet mewek gitu deh ceritanya, tapi ga penting. Gak ada yg nanyain juga kaliiik... (emang masih inget gitu nangisnya pas bagian mananya??? Nyiahahaha... :p *jedotin kepala*| Tapi, tak apalah, setidaknya saya amat sangat mengidolakan cacak saya yang satu ini ---> (Mahfud Ikhwan). Meski, ia-nya (kami) tak begitu akrab, tapi saya tau, cacak saya sangat menyayangi saya, lebih dari saya sendiri tau. Sedikit malu memang, karena saya pribadi tidak bisa sekritis cacak2 saya, saya hanya seorang adik, anak, teman, sahabat, dan pribadi yang memiliki segudang mimpi, tapi tak tau (bagaimana) cara mewujudkan mimpi-mimpi yang terkadang membuat saya (lebih) memilih untuk menghayalkannya saja. Bukan karena terobsesi, melainkan saya amat takut mimpi itu hanya numpuk dalam benak saya. :) :)

Ini gak pakek peres, pertama ketika 'sebelum' meminta buku ini kepada Cak Put saya melihatnya dengan amat sangat nanar. Ada perasaan bangga, iri, puengeeen juga kayak si Cacak. Iri-- kapan yah kira2 bisa gitu jadi penulis dan nerbitin buku hasil karya sendiri. Aaaaaaahhh... Cacak saya satu ini memang the best!! Yah, salah satu orang yang paling saya takuti juga nih ceritanya. Hhehhee :)

Dan, (masih amat sangat mengingatnya) ketika itu saya membacanya di kelas pas jam perkuliahan, ah lupa itu pas semester berapa. *berpikir keras* Zzzzzz....| Dan ketika itu ada seorang teman bertanya padaku, "buku apa itu Chik?" aku menoleh dan kemudian menjawabnya dengan bangga, "ini buku kakangku..." kataku singkat, dan melihat seketika mimik teman yang bertanya tadi. Aku tau dia agak tidak percaya, eehhmmm... dikiranya saya bohong. Padahal ini beneran kaliikk reekk...

Dan tidak hanya itu, aku berusaha memamerkan novel tersebut ke teman-teman. Yah, tidak sedikit yg akhirnya percaya, bahkan ada yg ingin meminjamnya. Oke... (lagi, aku lupa siapa yg meminjam) hhehehe... :) Dan, satu hal lagi yang bikin aku nyengir girang. ternyata kakak perempuan dari seorang teman juga sudah membeli buku itu loh.. bahkan, ketika itu (temenku tau) klo aku adiknya si penulis, dy pengen banget dimintain tanda tangan si Cacak. Cakeeeeeepppp... Muuuuuachhh... :* Ilopyuuh Cumi!!!



Ulid Tak Ingin Ke Malaysia - Makhfud Ikhwan, 2009, Jogya Bangkit Publisher





#fokuskeTopik
Tentang Ulid, saya memang sempat menitikkan air mata ketika membacanya. (ah, lebay dikit...) Tapi, yah, memang hanya bisa mewek. Bukan karena sok-sok-an buku itu adalah karya cacak saya (Mahfud Ikhwan). Buku itu sebenarnya memberi tau saya, bahwa ketika itu saya amat sangat (masih) kecil dan tidak mengetahui apa-apa. (dulu) mungkin cacak-cacak saya ikut merasakan susahnya (materi). Karena memang, dulu keluarga saya termasuk keluarga (yg kurang mampu). Lagi dan lagi, ketika mengingat ttg hal itu, saya langsung ingat kepada yg bernama ibu. Ah, jika mengingatnya, mewek deh... Ibuku, wanita hebat yg telah melahirkan kami bertiga (Cak Put, Cak Abib, dan Aku). Sudahlah, kali ini sudah dulu nomongin masalah Ibu, karena saya akan amat mellow. HHahha :D
Yang aku tak mengerti, kenapa Cak Put memasukkan seorang saudara lagi?? Padahal, kita kan cuma 3bersaudara, Yah, gak ngerti juga alasannya apa? Saya 'kurang enak' mau menanyakannya, yah meskipun beliau itu kakak saya. Di sini saya 'hanya' sebagai penikmat bacaan. Sempet juga, seorang sepupu bilang sama aku, yah agak 'mengkritik' gituu deeh... "Kok nama desanya diganti desa Lerok sih. Lhawong desa bagus-bagus kok diganti itu." Katanya. Aku hanya nyengir, ya iyalah aku nyengir, lhawong gak ikutan nulis jee... Sebenarnya 'Lerok' gak jauh dari 'Lembor' (Nama asli Desa-ku), keduanya sama-sama diawali huruf 'L'. Halaaahhh... #GagalFokus *sok ngerti*
Yah, overall... Isi dari novel itu membuat aku dan memberi tau aku serta membawaku turut merasakan atmosfir masa lalu dari keluarga kecil yang sederhana 'cenderung' miskin, itu keluargaku yang aku sendiri lupa kayak gimana. Yah, aku lebih banyak ngerasain enak ketimbang Cak Put (si penulis). Aku masih terlalu kecil untuk mencerna semuanya. namun yang pasti... Tak melulu aku bahagia dengan yang ada sekarang. Karena ibuku harus pergi merantau ke Negeri sebrang, aku kehilangan kasih sayang, sedari kecil tak mengenal siapa ayahku, aku tak pernah ngerasain gimana rasanya dibagi cerita oleh bapak yang Cak Put dan Cak Abib dapatkan, yah mungkin itu sebabnya aku berbeda dari mereka berdua. Mereka yang cenderung kritis, sedangkan aku yang cenderung apa adanya 'mendekati' begooo... *haiiisss... merendahkan diri nih* hhahhaha... :D
Yah, terkadang aku sempat menyalahkan keadaan yang gak berpihak ini. Tapi aku bisa buat apa. *hening... Sudahlah, capek klo mau menyeee...  hhehehe :)| Pokoknya, sukses terus yah cak. Ilophyuuh puulll... Tetaplah menjadi Cacak yang ku banggakan dan ku idolakan. You are herro for me!! hhihihihi... *alay
Sudah deh klo begitu, ini bersambung dulu deeeh kalo begitu... 

-Chikout- :))

Saturday, November 17, 2012

'masih' KTS -_-


Nb: Dibaca!! (klo sempet)

Aku gk ngerti-lah ya, apa yg ada dlm pikiranku. Yg pasti, ketika dihadapkan dlam dua pilihan antara "MALU atau MENYESAL?"
aku jga gk ngeh, org lain akan memilih yg mana, yg pasti secra pribadi aku memilih untuk malu.>> karena memang udah malu-maluin (baca: sbgai seorang cewek*)

(Smoga) Aku tidak akan pernah menyesal dg mengatakan ini: yah, aku menyukaimu sebagaimana seorang cewe menyukai seorang cowok. Gk dosa kan yah? gak slah juga kan? (namanya juga manusia biasa) | tapi klo salah, tolong dimaafkeun!*
Butuh waktu untuk mengumpulkan keberanian untuk mengakui semuanya, tak banyak yg MAU mengerti. Tapi semoga kamu mengerti, aku tak bermaksud lain selain (hanya) ingin kamu (sekedar) tau, aku memang menyukaimu sedari ketika kita sama2 di SMP (mungkin), karena aku sndiri gk ngeh kapan aku mulai menyukaimu. Kupikir rasa itu juga udah ilang (tak ada lagi) ketika aq (pacaran) sma orang lain. Namun, ketika (rasa itu) yg tak lagi ku pikirkan, kamu tiba2 kembali hadir, ketika aku kosong (baca: jomblo)* kupikir dg caramu yg sering (baca: beberapa kali) tlp dan seakan2 memberi perhatian, mebuat rasa yg entah brapa thun lalu itu, aku sendiri sudah lupa. Kupikir sikapmu itu (adalah kode) bahwa km perhatian dan ada rasa ke aku, tpi ternyata aku hanya GR saja (CUMA GR). Uuuhlalaa... (menertawakan diri sendiri yg sangat konyol) :D >> (yah, ini gk penting juga kali ya! Lupakan!)*

Aku mengatakan ini tak ada maksud lain, selain hanya ingin km (sekedar tau). Hanya itu. Tidak pernah erharap kmu mau jadi pacarku, atao bagian dari hidupkuh. Tidak juga bermksud mengacaukan hubungan cintamu bersama pacarmu. Maaf! maafkan juga temanku (yg tempo hari menghubungimu) mungkin dy telah lancang, tpi cukup aku tau, bahwa kamu gak (kurang) bisa menghargai seorang cewek. Aku melihat kamu tak mampu melakukan apapun ketika km tau, ada cewek yg menaruh hati padamu. Mungkin, buatmu ini gak penting-lah ya, untuk apa juga dipikirin, toh GAK PENTNG!!
Sudahlah, lupakan saja! Anggap aku gk pernah mengatakan ini, ini hanya sebuah intermezo sesaat. Anggap saja sebuah hiburan gratis!(Gpp klo setelah baca ini km gk mau nganggep aku ada, toh aku mengatakan ini karna km sudah terlanjur tau, dan aku merasa kurang puas saja. Mempermalukan diri sendiri tapi nanggung! Hahaha :D ini untuk pertama kali dan smoga yg terakhir krna gak akan ada lagi--).

Happy2 terus yaak!! Sorry, udah nyampah dan (memaksamu) untuk membaca sampah ini!! Makasih yah udah pernah hadir!

Sunday, August 26, 2012

Mbuuhh... #Galau #CLBK #ReuniSMP

Reuni SMP...
Minggu, 26 Agustus 2012, seneeeengg... akhirnya bisa juga kumpul bareng temen2 yg hampir (sudah) 7tahun tidak berjumpa... yah, sudah pasti pada berubah, dari segi fisik, tingkah laku, dan tetek mbengeknya.. yg pasti hari ini judulnya seneng... Ini reuni perdana di tahun 2012, di Kandang Semangkon di rumah kawan *Faridho Kurniawan (teman SMP).
yah, yang datang ,memang bukan setengah dari jumlah teman2 SMP yang sebenarnya, tapi paling tidak, "kami" yang datang adalah awal dari hal baik yang akan kita rencanakan bersama. Hanya ada beberapa (doang). Putra: Zakin, Rizky, Kiki, Bobby, Dana, Faridho, Wawan, Maman, Fanani, Fahmi, Aan, Minto, Agus, (cukup) Putri: Aku, Lulu'un, Umu, Mila, dan Fia. Tidak apa, asal bisa kumpul dan meluangkan waktu itu syudah lebih dari cukup.

*ngomong-ngomong tentang reuni, seneng sih, liat sesorang yang diharepin datang, muncul di depan kita... (iya gak siih? iya doong! pasti iya, iyalahh!!) sebut saja dia.red *Mr. R*. Entahlah, perasaan ini masih sama padanya, belum ada yang berubah, tetap takut, gak berani ato gak PD, aku sendiri tidak pernah mengerti, mengapa aku begitu konyol, yayaya... memang sih, emansipasi, tapi gengsi dooong... masak cewek duluan yang mulai, No...
tapi kenapa? kenapa dan kenapa? yah, aku masih mengharapkannya... rasa yang telah lama ku kubur tanpa aku tau berbangkai ataukah masih tersimpan rapi tanpa cacat... Bahkan, aku rela mempermalukan diri tanpa gengsi, tanpa tedeng aling-aling... yah, AKU MASIH SAYANG DIA. Sadar atau tidak, dia masih membuatku tak berdaya, dan selalu memikirkannya. Meski, aku sendiri tak tau, apakah dia menganggapku ada atau tidakk... *whateverr... AKU (masih) SAYANG. maaph!!! hheheheh... *maksa*

RFDJ. Apa kabar kau???
Tidak, saat ini aku memang benar-benar sedikit hancur, berharap sesuatu yang aku sendiri tidak tau bagaimana. Sudahlah... TIDAK AKAN ADA HABISNYA. Tetaplah menjadi dirimu yang dulu, karena aku suka. tetaplah menjadi *Mr. R* yang tidak membosankan meski kadangkala menjengkelkan. Kamu tetaplah kamu, yang terbiasa menggangguku, dan kini berhasil (kembali) menggangguku.

hahahaha...:D hanya isa ngakak dengan tulisan sendiri, dengan kelakuan konyol yang alay diri sendiri, eduuunn pokoknaa... nyiahhahaha:D STOP!! sebenarnya ini bukan masalah yang kompleks, akunya aja yang sedikit banyak me-lebay-kan diri. NORAK *pakek buanget... tapi whatever... suka-suka ajalah! Anjing menggonggong, akikah teuteup berlalu:o:p:p:p

Saturday, July 21, 2012

Balada "AKU" (part1)

Paling gak suka dengan yg namanya DIBANDING-BANDINGKAN. Apalagi dengan saudara kandung. Taukah kalian rasanya menjadi anak paling bontot yg tidak lebih pintar ataupun jenius dari kakak-kakak kita?? taukah kalian rasanya jika harus merasakan yg namanya dibanding-bandingkan dengan kakak?? taukah kalian rasanya menjadi satu-satunya perempuan dari  tiga bersaudara yg semuanya cowok?? taukah kalian rasanya harus merasakan urusan RT sebelum waktunya??? sumveeehh kagak enaaak buangeeet...:'( *it's crazy... but, I hope its fun^^
Yah, memang pada kenyataannya selalu saja peremupan yg harus mengalah, yg harus mengambil alih pekerjaan ibu ketika beliau absen di rumah, hidup di antara tiga lelaki (bapak-dua kakak laki-laki). Mau tidak mau yah harus mau, dan itu tuntutan. Yah, kalau boleh jujur, aku (kurang) suka. Aku ingin berontak dan berteriak. *aaaaaaaaaarrrggggghhhhh.... berasa semua ini tidak adil untukku. (*dari lubuk hati)
Tuhan, jika memang semua ini yg kau tuliskan untukku, maka tetap kuatkan aku! Tuhan, aku tidak pernah ingin mengeluh dengan apa yg terjadi padaku. Aku tau, aku kuat. Yah, aku KUAT. (*bukan berarti tidak bisa menangis):'(


Thursday, July 19, 2012

*Daleeeemm...

Tersenyumlah saat kau mengingatku
Karena saat itu aku sangat merindukanmu
Menanngislah saat kau merindukanku 
Karena pada saat itu aku tak berada di sampingmu
Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu 
karena saat itu aku berada di sampingmu.
Karena aku telah berada di hatimu untuk selamanya

Tak ada yang tersisa lagi untukku selain kenangan-kenangan indah bersamamu
Mata indah yang biasa aku melihat keindahan cinta
Mata indah yanng dahulu adalah milikku
Kini selamanya terasa jauh meninggalkanku

Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu
Hati dan kerinduanku adalah millikmu
Cintamu takkan pernah membebaskanku

Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain
Saat sayap-sayapku telah patah karena cintamu
Cintamu akan selalu tinggal bersamaku hingga akhir hayatku
Hingga Tuhan akan menyatukan kita lagi

Betapapun hati telah terpikat oleh sosok terang dalam gelap
Yang telah menghidupkan sinar redupku
Namun tak dapat menyinari dan manghangatkan perasaanku yang sesungguhnya

Aku takkan pernah menemukan cinta yang lain selain cintamu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
Kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam yang mengekalkan
Kesunyian,  kesendirianku dan kesedihan.
Kini aku telah kehilanganmu